Tampilkan postingan dengan label ips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ips. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2013

Peran Asean dalam meningkatkan hubungan internasional

1. Tentang ASEAN
a.  Sejarah ASEAN
ASEAN adalah singkatan dari “Association of Southeast Asian Nations” atau Persatuan Negara-Negara Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa, yaitu IndonesiaMalaysiaFilipinaSingapura danThailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penandatangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia)Narciso R. Ramos (Filipina)Tun Abdul Razak (Malaysia)S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).
Sejarah pembentukan ASEAN, didasarkan pada kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, faktor internal dan eksternal.
  • Faktor Internal yaitu adanya tekad bersatu untuk memperjuangkan kepentingan bersama dan bersama-samasebagai bekas negara jajahan barat.
  • Faktor Eksternal, yaitu adanya perang Vietnam (Indo Chino) dan sikap RRC ingin mendominasi Asia Tenggar                                                                                                                              sember: rhezarivana.blogspot.com
Read More ->>

Rabu, 20 November 2013

sistem pemerintahan

Sistem pemerintahan adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya.
Sesuai dengan kondisi negara masing-masing, sistem ini dibedakan menjadi:
  1. Presidensial
  2. Parlementer
  3. Semipresidensial
  4. Komunis
  5. Demokrasi liberal
  6. liberal
Sistem pemerintahan mempunyai sistem dan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan negara itu. Namun di beberapa negara sering terjadi tindakan separatisme karena sistem pemerintahan yang dianggap memberatkan rakyat ataupun merugikan rakyat. Sistem pemerintahan mempunyai fondasi yang kuat dimana tidak bisa diubah dan menjadi statis. Jika suatu pemerintahan mempunya sistem pemerintahan yang statis, absolut maka hal itu akan berlangsung selama-lamanya hingga adanya desakan kaum minoritas untuk memprotes hal tersebut.
Secara luas berarti sistem pemerintahan itu menjaga kestabilan masyarakat, menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas, menjaga fondasi pemerintahan, menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, keamanan sehingga menjadi sistem pemerintahan yang kontinu dan demokrasi dimana seharusnya masyarakat bisa ikut turut andil dalam pembangunan sistem pemerintahan tersebut.Hingga saat ini hanya sedikit negara yang bisa mempraktikkan sistem pemerintahan itu secara menyeluruh.
Secara sempit,Sistem pemerintahan hanya sebagai sarana kelompok untuk menjalankan roda pemerintahan guna menjaga kestabilan negara dalam waktu relatif lama dan mencegah adanya perilaku reaksioner maupun radikal dari rakyatnya itu sendiri
Read More ->>

perang dunia ll di asia-pasifik serta pendudukan militer jepang di indonesia

Perang dunia 2 di medan Asia Pasifik diawali oleh jepang dengan membom secara tiba-tiba terhadap pangkalan terbesar angkatan laut Amerika serikat, Pearl Habour di pasifik tanggal 7 Desember 1941.
·         Jepang menyerbu ke selatan yakni pada tanggal 8 Desember 1941.


  • Pada tanggal 10 Desember 1941, Jepang menduduki pulau Luzon dan Bataan di Filipina.
  •  Pada tanggal 16 Desember 1941, Jepang berhasil menduduki Birma ? (Myanmar) dan akhirnya pada tangggal 20 Desember 1991 Jepang menduduki Davao di Filipina
  • Untuk menghadapi serangan Jepang, tentara sekutu membentuk komando ABDACAM (American British Dutch Australian Comand) yaitu gabungan dari pasukan Amerika, Inggris, Belanda, dan Australia dan membentuk front ABCD (American, British, Cina, Dutch) yaitu gabungan pasukan Amerika, Inggris, cina, dan belanda)
  • Pada bulan Januari 1942 Jepang menduduki Malaysia, Sumatra, Jawa, dan Sulawesi
  • Pada tanggal 24 Januari 1942 Jepang menduduki Tarakan, Balikpapan, dan kendari
  • Pada tangggal 3 februari 1942 Ambon Samarinda diduduki pasukan Jepang.
  •  Pada tanggal 4 February 1942 Ambon berhasil disduduki Jepang kemudian pada tanggal 14 februari 1942 menguasai Palembang dan sekitarnya.
  • Pada tnggal 1 Maret 1942, Jepang mendrat di teluk banten, eretan Wetan (Jawa Barat) dan di Kragan (Jawa Tengah)

  • Tanggal 5 Maret kota Batavia (Jakarta) jatuh ke tangan tentara Jepang dan dilanjutkan menduduki Buitenzorg  (bogor)
  • Pasukan belanda terkepung di Cilacap dan Bandung kemudian menyerah tanpa syarat kepada jepang di Kalijati, Subang (Jawa Barat) pada tanggal 8 Maret 1942

PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
           A.      Bidang Politik
Pada masa pendudukan Jepang kegiatan politik dilarang keras dengan adanya larangan berkumpul dan berserikat. Tehadap golongan nasionalis isama jepang tetap mengizinkan berdirinya organisasi MUI (Majelis Islam A’la Indonesia)
          B.      Bidang Ekonomi
            Langkah pertama yang dilakukan Jepang adalah rehabilitasi prasarana ekonomi seperti Jembatan, alat-alat transportasi dan komunikasi. Selanjutnya Jepang  menyita seluruh kekayaan musuh dan dijadikan hak milik Jepang, seperti perkebunan, bank, pabrik, perusahaan, telekomunikasi dan lain-lain
            Seluruh kekayaan alam Indonesia dimanfaatkan Jepang untuk biaya perang. Bahan makanan dihimpun dari rakyat untuk persediaaan prajurit Jepang sehari-hari, bahkan juga untuk keperluan perang jangka panjang.
            Untuk mengawasi penduduk atas terlaksananya gerakan-gerakan jepang maka dibentuklah tonarigami (rukun tetangga) sampai ke pelosok-pelosok desa. Dengan demikian sumberdaya manusia rakyat Indonesia khusunya di Jawa dimanfaatkan secara kejam untuk kepentingan Jepang.
         C.      Bidang Militer
Dalam bidang militer Jepang mendirikan organisasi militer dan semi militer seperti:
1.      Seinendan (Barisan Pemuda)
2.      Keibodan (Barisan Pembantu Polisi)
3.      Fujinkai (Barisan wanita)
4.      Heiho ( Pembantu Prajurit Jepang)
5.      Syuisyintai (Barisan Pelopor)
6.      Jawa Hokokai (Perhimpunan Kebaktian rakyat Jawa)
7.      PETA (Pembela Tanah Air)
Organisasi-organisasi tersebut telah mendorong rakyat memiliki keberanin, sikap mental untuk menentang penjajah, pemahaman terhadap kemerdekaan maupun sikap mental yang mengarah pada terbentuknya nasionalisme.
        D.     Bidang Sosial Budaya
Pada zaman kependudukan Jepang media masa diawasi dengan ketat. Walaupun demikian surat kabar dan radio ikut berfungsi menyebarluaskan perkembangan bangsa Indonesia.
Pertumbuhan bahasa Indonesia yang tak dapat dibendung mengakibatkan mau tak mau Jepang mengabulkan keinginan Indonesia untuk mengangkat bahasa melalui pelaksanaan Sumpah Pemuda tahun 1928
Read More ->>

perjanjian san fransisco (8 september 1951)

Perjanjian Ini Diadakan Antara Sekutu Dengan Jepang Pada Tahun 1945 Dan Dibuat Di Jepang. Pada Mulanya Perjanjian Ini Hanya Bersifat Sementara.Kemudian Perjanjian San Fransisco Disahkan Pada Tanggal 8 September 1951.Rusia Tidak Ikut Menandatangani Perjanjian Ini Sehingga Tidak Mengakuinya.

Perjanjian Ini Berisi:
1.Kepulauan Jepang Dibawah Pengawasan Amerika Serikat.
2.Kepulauan Kurile Dan Sakhalin Selatan Diberikan Kepada Rusia.Sedangkan Mantsyuria Dan Taiwan Diberikan Kepada Tiongkok.
3.Tokoh-Tokoh Fasis Diadili Sebagai Penjahat Perang Dan Harus Dihukum Dibawah Pengawasan Internasional.
4.Jepang Harus Membayar Kerugian Perang Kepada Sekutu.
Read More ->>

konferensi postdam (2 agustus 1945)

,Konferensi Ini Diadakan Antara Sekutu Dengan Jerman Yang Dihadiri Oleh Thruman,Stalin,Dan Attle.Konferensi Ini Menghasilkan Keputusan Sebaagai Berikut:

1.Jerman Dibagi Dalam 4 Daerah Penduduknya Yakni Bagian Timur Oleh Rusia,Bagian Barat Oleh Amerika Serikat,Inggris,Dan Perancis.Kota Berlin Yang Terletak Di Tengah-Tengah Daerah Penduduk Rusia,Dibagi 4 Bagian Yakni:Berlin Barat (Amerika Serikat,Inggris,Perancir),Berlin Timur (Rusia).
2.Danzig Dan Daerah Jerman Sebelah Timur Sungai Oder Dan Neisse Diberikan Kepada Polandia.
3.Angkatan Perang Jerman Harus Dikurangi Jumlah Tentara Dan Peralatan Militernya (Demiliterisasi)
4.Penjahat Perang,Yakni Tokoh-Tokoh NAZI Harus Dihukum Dibawah Pengawasan Internasional.
5.Jerman Harus Membayar Kerugian Perang Kepada.
Read More ->>

pihak pihak yang berperang dalam perang dunia ll

1. Medan eropa

awal perang dunia 2 di medan eropa adalah pada tanggal 1 september 1939 menyerang jerman menyerang polandia. Inggris dan perancis mengumumkan perang kepada jerman. Pada tanggal 9 april 1940, jerman melakukan serangan ke utara yaitu denmark dan norwegia dan dapat diduduki jerman. Pada mei 1940 belanda dapat diduduki jerman sehingga ratu wilhelmina mengungsi ke inggris.
10 juni 1940 italia mengumumkan perang kepada perancis dan inggris.
Juni 1940 pasukan jerman bergerak menuju perancis dan dapat mendudukinya.
27 september 1940 jerman, jepang dan italia bersatu dalam perjanjian 3 negara.
22 juni 1941 jerman menyerang rusia, padahal 18 bulan sebelumnya jerman telah mengadakan perjanjian dengan uni soviet untuk tidak saling serang.

2. Medan afrika

tentara jerman menyerbu balkan sampai kreta. Datangnya bantuan pasukan as membuat pertahanan jerman semakin rapuh. Sejak 19 november 1942 jerman kalah melawan rusia. Kemudian rusia menyerbu polandia dan balkan. Hongaria menyerah pada 13 februari 1945. 30 april 1945 hilter bunuh diri. 7 mei 1945 jerman menyerah tanpa syarat terhadap sekutu di reims, perancis.

3. Medan asia pasifik

perang di medan asia pasifik diawali dengan penyerbuan pangkalan armada laut as di pearl harbour, hawai pada 7 desember 1941. Menewaskan kurang lebih 2330 tentara As 100 orang sipil dan menghancurkan peralatan perang amerika serikat. Jepang kemudian menyerbu negara negara asia tenggara dan menduduki muangthai, birma(nyanmar), malaysia, dan hindia belanda(nama indonesia saat itu).
Untuk membalas serangan jepang. Sekutu menyerang dari pulau satu ke pulau lain. Stratedi ini dipimpin jendral dauglas mac arthur dan laksamana chester nimitz. Tentara jepang di laut karang dan midway dihancurkan sekutu. Amerika berhasil merebut filipina(22 oktober 1944), iwo jima(17 maret 1945), okinawa(21 juni 1945). Inggris menyerbu birma dan menghancurkan tentara jepang(30 april 1945). Walaupun demikian jepang belum menyerah. Pada 6 agustus 1945 dan 9 agustus 1945 hirosima dan nagasaki dijatuhi bom atom. Jepang menyerah tanpa syarat pada tanggal 14 agustus 1945. Dengan demikian berakhirlah perang dunia 2 karena jepang dan para pendukungnya menyerah.
ingat!!!boleh copy paste asal cantumkan alamat blog!!! Terima kasih telah membaca
Read More ->>

globalisasi ekonomi

A.  Pengertian Globalisasi Ekonomi
Pada zaman sekarang ini orang sering menyebut dengan era atau
zaman globalisasi. Istilah globalisasi berkaitan erat dengan globe. Globe adalah
tiruan bola bumi. Sehubungan dengan hal tersebut akhirnya muncul istilah
globalisasi. Globalisasi berasal dari kata global yang artinya meliputi seluruh
dunia atau secara keseluruhan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia globalisasi
adalah proses masuknya keruang lingkup dunia.
Dalam globalisasi, peristiwa di satu negara akan mempengaruhi
seluruh penjuru dunia. Penyebab munculnya globalisasi adalah kemajuan di bidang
komunikasi, transportasi, dan teknologi informasi. Kemajuan itu mempermudah
hubungan antarmanusia. Contohnya setiap orang sekarang tidak perlu pergi ke
Eropa untuk menyaksikan sepak bola Piala Eropa, Karena dapat menyaksikan siaran
langsung dari televisi di rumah. Demikian juga jika ingin berbicara dengan
temanmu di luar negeri, dapat menggunakan telepon tanpa harus jauh-jauh
menemuinya. Dahulu orang berkomunikasi melalui telegram dan surat biasa yang
memerlukan waktu lama. Sekarang dapat menggunakan internet yang lebih mudah dan
cepat.
Globalisasi juga ditandai dengan munculnya perusahaan asing yang
beroperasi di dalam negeri. Perusahaan tersebut dikenal dengan perusahaan multinasional. Contoh perusahaan
multinasional adalah Freeport dari Amerika Serikat dan British
Petroleum dari Inggris, yakni perusahaan asing yang bergerak di bidang
perminyakan. Ada pula Mc. Donalds dan Pizza Hut yang bergerak
dibidang makanan cepat saji.
Berkembangnya globalisasi sampai saat ini sangat didukung oleh
kemajuan dan perkembangan teknologi dan informasi. Tanda-tanda globalisasi dapat
diuraikan sebagai berikut:
1.      Batas antarnegara semakin menipis
Di dunia ini terdapat lebih dari dua ratus negara. Tiap-tiap negara
memiliki wilayah dan batas negara tertentu.
Oleh karena pengaruh globalisasi,
batas wilayah antarnegara menjadi hal
yang tidak penting lagi. Setiap orang
pada zaman sekarang bisa mendapatkan
informasi di luar batas negaranya. Perkembangan teknologi dan komunikasi
  menjadi penyebab hilangnya batas-batas
negara tersebut. Sekarang orang dengan mudah
dapat menghubungi kerabat atau temannya
yang berada di negara lain dengan
menggunakan telepon, bahkan dengan
mudah melihat kondisi suatu negara melalui media televisi. Ditambah lagi adanya
internet yang menyebabkan beragam informasi dapat diterima oleh siapa pun dengan
mudah.
2. Informasi mudah menyebar
Proses mendunia memungkinkan penyebaran informasi menjadi lebih mudah
dan cepat. Berbagai peristiwa sekecil apa pun sekarang dapat diterima di
semua tempat dan oleh semua orang. Penindasan, peperangan, perkembangan
ekonomi, penemuan teknologi baru, bahkan pertunjukan musik pun dapat
langsung disaksikan di seluruh dunia. Berbagai kemudahan tersebut ternyata tidak hanya dalam hal informasi.
Kebebasan untuk mengungkapkan pikiran dan pendapat semakin mudah.
Globalisasi memudahkan setiap negara dan setiap orang menunjukkan diri
pada seluruh dunia. Prestasi yang dimiliki seseorang dapat dengan mudah
disebarluaskan di seluruh penjuru dunia. Media yang digunakan antara lain
internet dan televisi.
3.Kegiatan perdagangan semakin luas
Kegiatan perdagangan terus berkembang akibat pengaruh globalisasi di
bidang ekonomi. Kegiatan ekonomi dan perdagangan di dunia menjadi semakin
terbuka melintasi batas-batas wilayah sebuah negara. Contohnya barang-barang yang
di pakai sekarang ini, seperti Pensil mungkin diproduksi oleh negara Cina. Televisi dan radio dirumah mungkin diproduksi oleh Negara Jepang atau Korea. Bahkan, sekarang dapat menjumpai restoran cepat saji milik perusahaan
asing seperi Mc Donalds, Dunkin Donuts, dan Pizza Hut.  Tidak hanya itu, kegiatan ekonomi
sekarang ini juga menyangkut masalah perpindahan tenaga kerja. Pada era global
tenaga kerja dapat memilih bekerja di negara mana pun sesuai dengan keinginan
dan kemampuannya. Membahas tentang globalisasi ekonomi. Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses
kegiatan ekonomi dan  perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan
semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

 Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam
  bentuk-bentuk berikut:
a.  Globalisasi produksi
Globalisasi produksi yaitu dimana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
b.      Globalisasi pembiayaan
Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh yaitu  PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer)bersama mitrausaha dari manca negara.
c.    Globalisasi tenaga kerja.
Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan
bebas.
d.      Globalisasi jaringan informasi
Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV, radio, media cetak, dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh KFC, celana jeans levi’s, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.
e.       Globalisasi Perdagangan
Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif.
Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.

B.  Peran  Indonesia dalam Globalisasi Ekonomi
Dalam globalisasi ekonomi Indonesia berperan aktif dalam berbagai lembaga ekonomi
internasional. Diantaranya adalah Bank Dunia, APEC, dan WTO. Indonesia juga
anggota organisasi negara-negara pengekspor minyak yang disebut OPEC
(Organization of Petroleum Exporting Countries). Namun karena
Indonesia saat ini merupakan pengimpor minyak, maka keanggotaannya sedang dikaji
lagi.

1.     ADB
ADB merupakan singkatan dari Asian Development Bank. Artinya, Bank Pembangunan Asia. ADB adalah lembaga keuangan pembangunan multilateral. Tujuannya membantu upaya mengurangi tingkat kemiskinan di negara-negara kawasan Asia Pasifik (Aspas). Pemegang saham ADB terdiri dari berbagai negara. Jepang dan AS adalah pemegang saham terbesar. Tujuan utama ADB adalah memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan Aspas. Program bantuan ADB berhubungan langsung dengan tiga pilar utama strategi pengentasan
kemiskinan. Tiga pilar itu adalah:
a.       Pembangunan berkelanjutan
b.      Pembangunan social
c.       pemerintahan  yang baik.

Prioritas lainnya adalah hukum dan kebijakan reformasi sosial pembangunan. Program ADB didasarkan atas 3 pilar tersebut. Diantaranya:
a.       Pertumbuhan ekonomi
b.      Pengembangan SDM
c.       Persamaan gender
d.      Pemerintahanyang baik.


ADB memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan bagi
Indonesia. Bentuknya berupa pinjaman yang diberikan melalui CGI. Pinjaman
tersebut antara lain diberikan melalui pembiayaan berbagai proyek-proyek kerja
sama. Di samping itu, ADB juga memberikan bantuan hibah kepada Indonesia. Hibah
ini berupa tiga bantuan teknis kepada Indonesia guna mendukung program
desentralisasi, antara lain:
a.       Peningkatan kapasitas manajemen keuangan, perencanaan pembangunan, SDM dan administrasi umum.
b.      Jasa konsultan keuangan untuk Pemda pada proyek infrastruktur perkotaan.
c.       Pengembangan pemerintahan daerah yang baik.

2.      APEC
APEC merupakan singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation. Lembaga ini merupakan forum kerja sama ekonomi. Anggotanya adalah negara-negara di kawasan Aspas, dibentuk pada tahun 1989. Tujuan kerja sama ini untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan. Keanggotaan APEC terdiri dari banyak negara, termasuk Indonesia. Perdagangan APEC mencapai 47 persen dari perdagangan dunia. Sejak pembentukannya, berbagai kegiatan APEC telah menghasilkan berbagai komitmen. Di antara komitmen tersebut adalah pengurangan tarif dan hambatan nontarif lainnya. Komitmen lainnya adalah menciptakan kondisi ekonomi yang lebih efisien dan meningkatkan perdagangan. Indonesia merupakan salah satu negara yang berperan aktif dalam pembentukan APEC. Indonesia perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi perdagangan dunia yang bebas. Semua kegiatan tersebut adalah untuk mengamankan kepentingan nasional RI. Kontribusi Indonesia terbesar bagi APEC adalah disepakatinya “Tujuan Bogor” tahun 1994. Di antara tujuan itu adalah iberalisasi perdagangan dan investasi asing. Komitmen ini mendorong percepatan penghapusan tarif maupun peningkatan investasi asing. APEC ternyata mampu meningkatkan arus barang, jasa maupun pertumbuhan ekonomi negara anggotanya. Mitra dagang utama Indonesia sebagian besar berasal dari kawasan APEC. Kita memiliki potensi untuk memanfaatkan pasar APEC bagi ekspor maupun investasi.

3.     Bank Dunia
Bank Dunia atau World Bank adalah salah satu badan khusus PBB. Bank Dunia berdiri tahun 1944. Pada awalnya, fokus utama bantuan Bank Dunia diperuntukkan bagi rekonstruksi pasca Perang Dunia II. Namun saat ini, Bank Dunia menfokuskan kegiatan pada upaya penurunan angka kemiskinan. Bank Dunia merupakan sumber dana pembangunan terbesar bagi negara-negara di dunia. Kantor pusat Bank Dunia berada di Washington DC. Struktur organisasi Bank Dunia terdiri dari beberapa lembaga khusus, dengan tugas antara  lain:
a)      Menanggulangi kemiskinan di seluruh dunia.

b)      Peningkatan kualitas hidup masyarakat, yaitu meningkatkan pendidikan, kesejahteraan, dan  kesehatannya.

c)      Memfasilitasi pengembangan iinvestasi asing.
Bank Dunia memiliki peran penting dalam membantu pembangunan di Indonesia. Bantuan lembaga ini berupa pinjaman berbunga rendah. Bank Dunia merupakan bagian dari CGI, lembaga donor bagi Indonesia. CGI merupakan singkatan dari Consultative Group on Indonesia (CGI). Pinjaman dari Bank Dunia kita gunakan untuk pendanaan proyek-proyek pembangunan. Misalnya, untuk perbaikan gedung sekolah, jalan raya, pembangkit listrik, dan perbaikan infrastruktur lainnya.

4.     WTO
WTO merupakan singkatan dari World Trade Organization. Artinya, Organisasi Perdagangan Dunia. Organisasi ini memiliki kewenangan mengatur dan mengawasi persetujuan perdagangan bebas antar negara. WTO juga bertugas menjadi penengah bila terjadi perselisihan antara anggotanya. Organisasi ini resmi berdiri tahun 1995, menggantikan GATT (General Agreement on Tariffs and Trade). Artinya, Persetujuan Umum mengenai Tarif dan Perdagangan. GATT
memuat aturan-aturan sistem perdagangan internasional.
Indonesia telah menjadi anggota WTO sejak tahun 1995. Posisi dasar Indonesia pada beberapa masalah utama. Di bidang pertanian, yaitu memperjuangkan penurunan tarif produk pertanian di negara maju. Indonesia juga memperjuangkan penghapusan subsidi pertanian di negara maju. Di bidang jasa, Indonesia memperjuangkan perlindungan industri jasa di Negara berkembang. Hal ini mengingat melimpahnya impor jasa akibat liberalisasi perdagangan. Di bidang kesehatan, kita berupaya mendapatkan obat-obatan dengan harga murah.


C.  Dampak Globalisasi Ekonomi
Globalisasi ekonomi adalah aktifitas ekonomi global yang tidak dibatasi oleh teritorial antar wilayah, atau kehidupan ekonomi global yang bersifat bebas. Artinya kita bisa saja mendirikan suatu usaha didaerah manapun tak terkecuali diluar negeri misalnya. Dengan adanya globalisasi ekonomi seperti ini bisa saja menimbulkan dampak negatif maupun dampak positif bagi kehidupan ekonomi kita.

a.     Dampak positif globalisasi ekonomi, antara lain:
1.      Produksi global dapat ditingkatkan
Pandangan ini sesuai dengan teori Keuntungan Komparatif dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan efisien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, selanjutnya
dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.

2.     Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu Negara
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai  negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

3.      Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor, dengan catatan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha di Indonesia untuk melahirkan produk-produk berkualitas, kreatif, dan dibutuhkan oleh pasar dunia.

4.      Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. Semakin mudah mengakses modal investasi dari luar negeri. Apabila investasinya bersif langsung, misalnya dengan pendirian pabrik di Indonesia maka akan membuka lapangan kerja. Hal ini bisa mengatasi kelangkaan modal di Indonesia.

5.      Menyediakan dana  tambahan
untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan  oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik  ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham, dan dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

6.      Semakin mudah memperoleh barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia.

7.      Liberalisasi
perdagangan barang, jasa layanan, dan komodit lain memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang. Di bidang jasa kita
mempunyai peluang menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beraneka ragam.

b.     Dampak negatif globalisasi ekonomi, antara lain:
Dampatif negatif globalisasi bagi kegiatan ekonomi di Indonesia terutama bersumber dariketidaksiapan ekonomi Indonesia dalam persaingan yang semakin bebas. Dampak negatifnya sebagai berikut:

1.      Kemungkinan hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas. Misalnya produk pertanian kita kalah jauh dari Thailand.

2.      Membanjirnya produk impor di pasaran Indonesia sehingga mematikan usaha-usaha di Indonesia. Misalnya, ancaman produk batik Cina yang lebih murah bagi industri batik di tanah air.

3.      Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi. Investasi yang sudah ditanam di Indonesia bisa dengan mudah ditarik atau dicabut jika dirasa tidak lagi menguntungkan. Hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi.

4.      Ancaman masuknya tenaga kerja asing (ekspatriat) di Indonesia yang lebih profesional SDMnya. Lapangan kerja di Indonesia yang sudah sempit jadi semakin sempit.

5.      Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar. Akibatnya kondisi industry dalam negeri sulit berkembang.

6.      Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.

7.      Suatu perusahaan asing memindahkan usahanya keluar negeri mengakibatkan PHK tenaga kerja dalam negeri.

8.      Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.

9.      Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia.

10.  Masuknya wisatawan ke Indonesia melunturkan nilai luhur bangsa.

11.  Memahami perkembangan industry
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih besar. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tinggi.

12.  Memperburuk neraca pembayaran
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaiknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globalisasi terhadap nerca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami deficit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan  aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat mengakibatkan buruk terhadap neraca pembayaran.

13.  Sektor keuangan semakin tidak stabil
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) yang semakin besar. Investasi terutama
meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, ketika harga-harga saham di pasar  saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri. Neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestic merosot. Ketidakstabilan di sector keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk  kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

14.  Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
Apabila hal-hal yang dinyatakan  di atas berlaku dalam suatu negara, maka dalam jangka pendek pertumbuhan ekonomi menjadi tidak stbil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lanjutnya pertumbuhan ekonomi.
sumber: anizadwianggraeni.weebly.com
Read More ->>

peran indonesia dalam kerjasama ekonomi internasional

Ekonomi internasional adalah ilmu ekonomi yang membahas akibat saling ketergantungan antara negara-negara di dunia, baik dari segi perdagangan internasional maupun pasar kredit internasional. Sumber energi Amerika Serikat, misalnya, sangat bergantung pada produsen luar negeri, sedangkan Jepang mengimpor hampir setengah dari makanan yang di konsumsi oleh penduduknya. Sebaliknya, negara-negara berkembang sangat membutukan teknologi yang dikembangkan dan dihasilkan oleh negara-negara industri. Dalam jangka panjang, pola perdagangan internasional ditentukan oleh prinsip-prinsip keunggulan komparatif.

Termasuk Indonesia sangat berperan penting dalam ekonomi internasional, Kawasan Asia Tenggara yang secara geoekonomi mempunyai nilai strategis, menjadi incaran bahkan pertentangan kepentingan negara-negara besar di dunia. Maka di bentuklah sebuah organisasi. Pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, menandatangani Deklarasi Bangkok. Deklarasi tersebut menandai berdirinya suatu organisasi regional yang diberi nama Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).
Organisasi ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya.
Peran Indonesia di ASEAN sangatlah strategis. Peran ini tidak hanya soal posisi Indonesia yang pada tahun 2011 menjadi ketua ASEAN. Akan tetapi, juga berkaitan dengan bagaimana pengaruh Indonesia dalam perkembangan dan kemajuan negara-negara ASEAN.
Sejak dibentuknya ASEAN sebagai organisasi regional pada tahun 1967, negara-negara anggota telah meletakkan kerjasama ekonomi sebagai salah satu agenda utama yang perlu dikembangkan. Pada awalnya kerjasama ekonomi difokuskan pada program pemberian preferensi perdagangan, usaha patungan, dan skema saling melengkapi antar pemerintah negara-negara anggota maupun pihak swasta di kawasan ASEAN.
Dengan posisi yang sedemikian penting dalam penentuan arah kebijakan integrasi bidang ekonomi ASEAN, maka sudah seharusnya Indonesia lebih berhati-hati dalam bertindak. Dengan posisi tawar (bargaining position) yang baik di ASEAN, Indonesia seharusnya dapat menjadi pelopor dan penggerak utama dalam penguatan kerja sama bidang ekonomi ASEAN. ASEAN sendiri memiliki peran politik, keamanan, dan budaya yang sangat penting bagi Indonesia sehingga sangat disayangkan jika kerja sama ekonomi yang menjadi salah satu landasan pembentukan Masyarakat ASEAN (ASEAN Community) tidak berjalan secara optimal. Indonesia saat ini memungkinkan untuk mengatur dan mengontrol dengan tepat posisi serta pergerakan ASEAN dalam skema kerja sama ASEAN-G20. Dengan keuntungan ini, seharusnya Indonesia dapat mengambil inisiatif utama untuk melakukan perubahan dan perbaikan mekanisme kerja AFTA yang akan berlaku di kemudian hari.
Masa satu tahun kepemimpinan ASEAN yang singkat ini seharusnya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menjadi langkah awal bagi kepemimpinan Indonesia dalam jangka panjang untuk menggerakkan ASEAN menjadi lebih efektif dalam menjawab berbagai tantangan global yang menanti di masa yang akan datang.
KEINGINAN ASEAN berperan dalam perundingan G-20 sebagaimana yang telah disepakati pada Konferensi Tingkat Tinggi Ke-15 ASEAN di Thailand pekan lalu merupakan salah satu langkah maju dalam proses integrasi ekonomi ASEAN. Terbukanya akses dan peluang kerja sama dengan 20 negara ekonomi terbesar di dunia itu menunjukkan semakin diakuinya peran regional ASEAN dalam penentuan kebijakan ekonomi global. Dalam proses ini, Indonesia memainkan peranan penting karena merupakan satu-satunya negara ASEAN di G-20 dan memiliki posisi strategis sebagai ”penyambung” kepentingan ASEAN dan G-20.
Kekhawatiran negara-negara ASEAN atas kemungkinan Indonesia mengabaikan ASEAN dan lebih fokus ke G-20 sesungguhnya menunjukkan kekhawatiran negara-negara ASEAN bahwa mereka tidak dapat ikut ”ambil bagian” dalam keuntungan yang dimiliki Indonesia ini. Hal itu menunjukkan bahwa sesungguhnya yang harus dikhawatirkan saat ini bukanlah jika Indonesia meninggalkan ASEAN, tapi jika Indonesia ”menggiring” negara-negara ASEAN untuk menganaktirikan sendiri kerja sama ekonomi mereka.
Tidak dapat dimungkiri bahwa keuntungan ekonomi yang ditawarkan G-20 jauh lebih besar daripada yang ditawarkan ASEAN. Jika dibandingkan dengan G-20 yang mencakup 80% total perdagangan dunia dan memiliki 67% penduduk dunia, ASEAN bisa dikatakan hanya merupakan ”anak bawang” dalamekonomidunia. Jika harus memilih, rasanya, seluruh negara ASEAN pun akan memilih mencari akses masuk ke organisasi ini kendati harus ”sedikit” mengorbankan kepentingan bersama ASEAN. ASEAN sendiri sejak pertama membentuk integrasi ekonomi terbukti belum mampu meningkatkan peranekonomi mereka secara signifikan di kancah internasional dan bahkan justru memiliki kecenderungan mengedepankan kepentingan masing-masing negara secara individu dan bukan secara kolektif.
Integrasi Setengah Hati
Dalamekonomi internasional, penghilangan hambatan dagang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya guna meningkatkan output global. Perdagangan bebas (seharusnya) memungkinkan para konsumen dan produsen memperoleh barang serta jasa dengan harga yang lebih murah sehingga kesejahteraan dapat lebih ditingkatkan. Sayang, hal itu tidak tampak dalam kerja sama ekonomi ASEAN. Kendati telah ada kesepakatan mengenai pembentukan ASEAN Free Trade Area (AFTA) pada 1992, efek penghapusan hambatan tarif terhadap arus perdagangan antarnegara ASEAN belumlah tampak.

Read More ->>

kerja sama ekonomi internasional

Kerja sama ekonomi Internasional adalah kerja sama antara negara satu dengan negara lain dalam  bidang ekonomi. Kerja sama tersebut dapat terjadi hanya antar dua negara atau lebih.
Kerja sama internasional antara lain bertujuan sebagai berikut :
  1. Terciptanya perdagangan dunia yang saling menguntungkan
  2. Mempercepat pembangunan ekonomi dunia
  3. Peningkatan kualitas hidup bangsa–bangsa di dunia.
Adapun tujuan setiap negara melakukan kegiatan ekonomi internasional antara lain :
a.)    Mencukupi kebutuhan barang–barang dalam negeri.
b.)    Meningkatkan pendapatan negara (devisa).
c.)     Memperluas lapangan kerja (mengurangi pengangguran).
d.)    Meningkatkan kemakmuran.
Kerja sama internasional antara lain bertujuan sebagai berikut :
  1. Terciptanya perdagangan dunia yang saling menguntungkan
  2. Mempercepat pembangunan ekonomi dunia
  3. Peningkatan kualitas hidup bangsa–bangsa di dunia.
Adapun tujuan setiap negara melakukan kegiatan ekonomi internasional antara lain :
a.)    Mencukupi kebutuhan barang–barang dalam negeri.
b.)    Meningkatkan pendapatan negara (devisa).
c.)     Memperluas lapangan kerja (mengurangi pengangguran).
d.)    Meningkatkan kemakmuran.
Berbagai contoh bentuk organisasi kerja sama ekonomi internasional antara lain :
  1. 1.       ASEAN (Association of South East Asian Nation)
ASEAN dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand berdasarkan Deklarasi Bangkok. Pendiriannya diprakasai oleh lima negara yaitu:
  • Indonesia                      : Adam Malik
  • Malaysia                        : Tun Abdul Rozak
  • Thailand                         : Thanat Khoman
  • Filipina                            : Narsisco Ramos
  • Singapura                      : S. Rajaratnam
Tujuan dibentuknya ASEAN adalah meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan dan sosial budaya diantara negara-negara Asia Tenggara, diantaranya dengan :
  1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial budaya di kawasan Asia Tenggara
  2. Menciptakan keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara
  3. Membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di kawasan Asia Tenggara
  4. Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan Asia Tenggara
Bentuk kerja sama ASEAN di bidang ekonomi antara lain :
  1. Membuka pusat promosi ASEAN di bidang perdagangan, investasi dan pariwisata di Tokyo, Jepang
  2. Menyediakan cadangan pangan ASEAN terutama beras
  3. Membentuk kerja sama di bidang Koperasi ASEAN
  4. Membentuk komite negara-negara penghasil minyak bumi ASEAN
  5. Membentuk kerja sama pengelolaan barang sejenis, seperti karet alam dan kopra
Untuk menjalankan tugasnya ASEAN membentuk komite sebagai berikut :
  1. CFAF (Committee on Food Agricultural and Forest) yaitu komite bahan makanan, pertanian, dan kehutanan yang berkedudukan di Indonesia.
  2. COTT ( Committee on Trade and Tourism ) yaitu komite perdagangan dan pariwisata yang berkedudukan di Singapura
  3. COFB (Committee on Finance and Banking) yaitu komite keuangan dan perbankan yang berkedudukan di Thailand
  4. COIME (Committee on Industry, Mining and Energi) yaitu komite industri, perdagangan dan energy yang berkedudukan di Filipina
  5. COTAC (Comminittee on Transportation and Communication) yatu komite transportasi dan komunikasi yang berkedudukan di Malaysia
  6. CCI (Comminittee on Cultural and Information)
  1. 2.       NAFTA ( Nort American Free Trade Area)
NAFTA adalah blok perdagangan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko untuk membentuk kawasan perdagangan bebas. Latar belakang dibentuknya NAFTA:
  1. Adanya perubahan global baik ekonomi, perdagangan maupun informasi.
b.   Perubahan internal, yaitu kemajuan ekonomi negara-negara anggota.
c.    Hasil kerja sama blok lainnya yang kurang menggembirakan.
d.   Penggalangan persatuan regional untuk meningkatkan posisi dan daya saing.
Tujuan NAFTA :
  1. Meningkatkan kegiatan ekonomi para anggota
  2. Pengaturan impor dan produksi sesama anggota
  3. Adanya standarisasi barang-barang yang diperdagangkan
  4. Mengusahakan adanya perlindungan bagi konsumen mengenai keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup.
  1. 3.       AFTA ( Asean Free Trade Area)
AFTA didirikan tanggal 1 Januari 1993 sebagai tindak lanjut  Konferensi Tinggkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992. Organisasi perdagangan bebas kawasan ASEAN ini sepakat menurunkan tarif dan menghapus hambatan non tarif dalam perdagangan yang dimulai tahun 2002.
Latar belakang pembentukan AFTA:
  1. Adanya perubahan eksternal, yaitu masa transisi terbentuknya tatanan dunia baru.
  2. Perubahan internal, yaitu kemajuan ekonomi negara anggota selama 10 tahun terakhir.
  3. Menggalang persatuan regional untuk meningkatkan posisi dan daya saing.
Tujuan AFTA :
  1. Meningkatkan ekspor sesama anggota dan diluar anggota ASEAN
  2. Meningkatkan perdagangan dan kerja sama ekonomi lainnya yang mengarah pada spesialisasi di kawasan ASEAN
  3. Meningkatkan investasi di semua sektor ekonomi.
  1. 4.       APEC (Asia Pasific Economic Cooperation)
APEC dibentuk di Canbera, Australia pada November 1989. APEC merupakan kerja sama ekonomi  di kawasan Asia Pasifik. Dasar pembentukan APEC adalah membentuk kerjasama perdagangan, investasi, pariwisata, dan peningkatan sumber daya manusia  yang saling menguntungkan. Tujuan pokok APEC adalah melakukan liberalisasi perdagangan dan investasi serta pemanfaatan sumber daya alam dan manusia untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik. Untuk mencapai tujuan tersebut APEC menyusun agenda liberalisasi perdagangan dan investasi secara bertahap:
  1. Tahun 2010: diantara negara industri maju di kawasan Asia Pasifik.
  2. Tahun 2020: seluruh negara di kawasan Asia Pasifik.
  1. 5.       EEC (European Economic Community)
EEC lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). MEE merupakan kerja sama regional di bidang ekonomi dan moneter yang dibentuk pada tanggal 1 Januari 1958  berdasarkan Perjanjian Roma. Negara-negara yang menjadi anggota MEE : Belanda, Belgia, Denmark, Inggris, Irlandia, Jerman, Luxemburg, Prancis, Yunani, Italia. Tujuan EEC atau MEE adalah menyusun politik perdagangan bersama dan mendirikan daerah perdagangan bebas antarnegara anggota Eropa Barat.

  1. 6.       EU ( European Union)
EU atau Uni Eropa merupakan kerja sama negara-negara di wilayah Eropa yang dibentuk tanggal 1 Nopember 1993 berdasarkan perjanjian Maastricht. EU berasal dari EEC. Penggantian nama dari EEC ke EU menandakan bahwa organisasi ini telah berubah dari kesatuan ekonomi menjadi politik.
  1. 7.       EFTA (European Free Trade Association)
EFTA merupakan asosiasi perdagangan bebas di antara negara Eropa. Negara-negara anggota EFTA antara lain : Austria, Islandia, Norwegia, Portugal, dan Swiss.
  1. 8.       ADB (Asian Development Bank)
ADB merupakan Bank Pembangunan Asia, didirikan tanggal 19 Desember 1966 berpusat di Manila, Filipina. ADB merupakan organisasi multilateral keuangan pembangunan. Tujuan ADB adalah membantu pembangunan ekonomi negara-negara kawasan Asia.
  1. 9.       OPEC (Organization of  Petrolium  Exporting Countres)
OPEC merupakan organisasi negara-negara pengekspor minyak di dunia. OPEC didirikan di Caracas, Venezuela oleh lima Negara pengekspor minyak yaitu : Saudi Arabia, Kuwait, Iran, Irak, dan Venezuela tahun 1960. Tujuan OPEC :
  1. Memenuhi kebutuhan minyak dunia.
  2. Mengatur pemasaran minyak.
  3. Menjaga stabilitas harga minyak dunia.
  4. Menghindari persaingan tidak sehat.
  1. 10.   CGI (Consultative Group for Indonesia)
CGI dibentuk oleh Bank Dunia (Word Bank) pada tahun 1992 atas permintaan pemerintah Indonesia sebagai pengganti IGGI. CGI bertujuan membantu Indonesia melaksanakan pembangunan dan stabilitas dengan bantuan kredit.
  1. 11.   IMF (International Monetary Fund)
IMF atau Dana Moneter Internasional didirikan tanggal 27 September 1945 dengan tujuan pokok meningkatkan kegiatan bisnis internasional guna meningkatkan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat negara anggota. Secara lebih luas tujuan IMF sebagai berikut :
  1. Memperluas perdagangan internasional, kesempatan kerja, serta meningkatkan pendapatan riil negara-negara anggota.
  2. Memperluas kerjasama dibidang moneter anggotanya.
  3. Mewujudkan stabilitas kurs valuta asing negara-negara anggota.
  4. Mewujudkan sistem pembayaran internasional yang mudah.
  1. 12.   IBRD (International Bank for Reconstruction and Development)
IBRD atau Bank Dunia berkedudukan di Washington Amerika Serikat. Indonesia menjadi anggota IBRD tahun 1954. Tujuan pembentukan IBRD adalah:
  1. Memberi bantuan kredit jangka panjang dan pendek kepada negara yang sedang membangun.
  2. Memberi bantuan tehnik cuma-cuma kepada negara di dunia.
  3. Membantu negara anggota dalam meningkatkan perdagangan internasional.
  1. 13.   IDB (Islamic Development Bank)
IDB merupakan lembaga keuangan internasioanl yang bertujuan membantu dan menggalakkan pembangunan ekonomi dan sosial di negara anggota dan masyarakat Islam. IDB didirikan pada tahun 1975.
  1. 14.   IDA (International Development Asociation)
IDA atau Organisasi Pembangunan Internasional PBB bertujuan memberikan kredit kepada negara-negara yang sedang berkembang dengan syarat lunak.
  1. 15.   ECOSOC (Economic and Social Council)
ECOSOC merupakan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB. Deewan ini memelopori penelitian, laporan dan rekomendasi mengenai persoalan ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan dunia.
  1. 16.   Word Bank
Word Bank merupakan lembaga keuangan internasional terbesar yang membantu negara-negara di bidang keuangan. Tujuan Word Bank:
  1. Membantu usaha rekonstruksi dan pembangunan negara anggota.
  2. Memulihkan fasilitas yang produktif.
  3. Mendorong pembangunan fasilitas dan sumber daya produktif.
  1. 17.   UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development)
UNCTAD merupakan salah satu badan PBB yang kegiatannya bergerak di bidang perdagangan dan pembangunan. Lembaga ini merupakan anak lembaga dari lembaga utama PBB yaitu Dewan  Ekonomi dan Sosial. Keanggotaan negara-negara di dalam UNCTAD terbagi menjadi dua kelompok yaitu : negara Kelompok Utara mencakup negara-negara industri dan Kelompok Selatan mencakup negara-negara penghasil bahan mentah.
  1. 18.   IFC (International Finance Corporation)
IFC adalah lembaga keuangan afiliasi Bank Dunia yang didirikan untuk memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang berupa kredit untuk proyek-proyek produktif yang dapat menumbuhkan ekonomi negara-negara berkembang tersebut. IFC didirikan pada tanggal 24 Juli 1956 di Washington, Amerika. Tujuan IFC adalah membantu menambah modal dan memberikan kredit jangka panjang.
  1. 19.   FAO (Food and Agriculture Organization)
FAO merupakan organisasi pangan dan pertanian PBB yang didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 dengan tujuan meningkatkan pangan dan membantu negara yang kekurangan pangan.
  1. 20.   UNDP (United Nation Development Program)
UNDP adalah program organisasi pembangunan PBB yang ditujukan untuk memberikan bantuan pembangunan negara miskin dan berkembang.
  1. 21.   GATT (General Agreement on Trade and Tariff)
GATT merupakan bentuk organisasi internasional mengenai persetujuan umum tentang tarif dan perdagangan. GAAT didirikan tahun 1947 dan Indonesia menjadi anggota pada tahun 1950. Tujuan organisasi ini adalah meningkatkan arus perdagangan internasional. Pada pertemuan anggota di Marakesh Maroko pada tanggal 15 April 1994 nama GATT diubah menjadi WTO.
  1. 22.   WTO (Word Trade Organization)
WTO atau organisasi perdagangan dunia didirikan pada pertemuan anggota GATT tanggal 15 April 1994, dan mulai beroperasi pada tanggal 1 Januari 1995. WTO mencakup perdagangan jasa, seperti layanan telephone internasional dan perlindungan hak cipta intelektual seperti lagu rekaman. WTO berperan mempromosikan serta memperkuat diterapkannya aturan dan hukum perdagangan internasional yang sudah disepakati.
Tujuan WTO :
  1. Menghilangkan atau mengurangi tarif bea yang menghambat perdagangan antarnegara.
  2. Meniadakan preferensi tarif dasar keuntungan timbal balik.
  3. Menciptakan stabilitas di bidang ekonomi sosial.
  4. Menyelenggarakan dan mengawasi pelaksanaan perdagangan bebas dunia yang akan mulai diberlakukan diseluruh dunia tahun 2020.
  1. 23.   UNINDO (United Nations Industrial Development Organization)
UNINDO atau organisasi pembangunan industri PBB. UNINDO didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria. UNINDO bertujuan untuk memajukan industri di negara berkembang.
  1. 24.   ILO (International Labour Organization)
ILO adalah organisasi internasional yang bergerak dalam bidang perburuhan, didirikan pada tanggal 11 April 1991 yang berkedudukan di Jenewa, Swiss.
Tujuan ILO :
  1. Mencapai perdamaian abadi dengan terciptanya keadilan sosial.
  2. Meningkatkan perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya.
  3. Menciptakan stabilitas di bidang ekonomi dan sosial
Usaha-usaha yang telah dilakukan ILO antara lain :
  1. Mengadakan perjanjian tentang upah, jumlah jam kerja dan umur minimal serta maksimal bagi pekerja (buruh)
  2. Memberikan jaminan kesejahteraan untuk hari tua, serta ketentuan tentang cuti atau libur bagi pegawai.
  3. Mengusulkan agar negara – negara anggota menentukan Undang-Undang perburuhan.
DAMPAK KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL BAGI INDONESIA
Dengan semakin luasnya perdagangan internasional, maka dampaknya terhadap aktivitas pembangunan suatu negara juga semakin besar. Dari berbagai kerja sama ekonomi yang diikuti Indonesia, ada yang membawa dampak positif, ada juga yang negatif.
1)    Dampak Positif :
  1. Meningkatkan nilai perdagangan.
  2. Meningkatkan pendapatan negara dari ekspor dan devisa.
  3. Memperkuat posisi dan daya tawar di kancah internasional.
  4. Memperluas pasar bagi produk dalam negeri.
  5. Meningkatkan produktifitas.
  6. Menjalin hubungan dagang yang adil dan transparan.
  7. Meningkatkan kegiatan investasi dalam negeri.
  8. Membuka lapangan pekerjaan.
  9. Menghilangkan hambatan perdagangan internasional.
  10. Mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  11. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  12. Memudahkan transfer ilmu pengetahuan dan tehnologi dari negara lain.
2)    Dampak Negatif :
  1. Ketergantungan terhadap negara lain yang lebih maju.
  2. Timbul dominasi negara maju di dunia.
  3. Tersingkirnya kekuatan ekonomi dalam negeri.
  4. Kebijakan dalam negeri yang akan dipengaruhi oleh pihak asing.
  5. Salah penerapan / penggunaan teknologi.
  6. Pasar dalam negeri dikuasai produk asing
  7. Berkurangnya kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia karena masuknya tenaga asing
  8. Perusahaan dalam negeri yang tidak mampu bersaing akan bangkrut                                                    sumber:  ipsasyik.wordpress.com
Read More ->>

gerakan non blok dan peran indonesia

Peranan Indonesia dalam Gerakan Non-Blok. Gerakan Non-Blok merupakan gerakan untuk tidak memihak salah satu blok kekuatan di dunia. Pendirian organisasi ini berperan dalam meredam ketegangan dunia. Keberadaan organisasi ini dapat membendung perluasan dari kedua blok yang berseteru. Gerakan ini diikuti oleh sejumlah negara termasuk Indonesia. Indonesia bukan saja sebagai negara anggota, tetapi juga pendirinya.  

Setelah Perang Dunia II berakhir dunia terbagi menjadi dua blok, yakni Blok Barat dan Blok Timur. Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika berpaham Liberal. Sementara Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet berpaham Komunis. Kedua blok tersebut saling berlawanan karena perbedaan paham tersebut. Meskipun demikian, tidak semua negara bersedia mengikuti salah satu blok tersebut. Ada negara-negara yang memilih bersikap netral. Negara-negara tersebut tidak mau memihak salah satu blok. 

Di antara negara-negara netral ini adalah Indonesia, India, Mesir, Ghana, serta Yugoslavia. Atas inisiatif pemimpin lima negara ini terbentuklah sebuah organisasi yang disebut Gerakan Non-Blok (GNB) atau Non-Aligned Movement (NAM). Pemimpin kelima negara tersebut antara lain Soekarno (Presiden Indonesia), Pandit Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India), Gamal Abdel Naser (Presiden Mesir), Josep Broz Tito (Presiden Yugoslavia), dan Kwame Nkrumah (Presiden Ghana), Gerakan Non-Blok didirikan pada tanggal 1 September
1961. Gerakan ini diilhami oleh Dasasila Bandung yang disepakati pada Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Tujuan Gerakan Non-Blok
Gerakan Non-Blok dan Dasasila Bandung memiliki keterkaitan yang erat. Hal ini dapat dilihat dari salah satu asas yang dipakai Gerakan Non-Blok. Asas tersebut adalah berusaha menyokong perjuangan kemerdekaan di semua tempat. Asas lainnya adalah memegang teguh perjuangan melawan imperialisme, kolonialisme, dan neokolonialisme. Semangat Dasasila Bandung juga terlihat dari tujuan-tujuan Gerakan Non-Blok berikut.
  • Mengembangkan solidaritas antara sesama negara berkembang dalam mencapai persamaan, kemakmuran, dan kemerdekaan.
  • Turut serta meredakan ketegangan dunia akibat perseteruan antara Blok Barat dan Blok Timur
  • Berusaha membendung pengaruh buruk, baik dari Blok Barat maupun Blok Timur
Pertemuan Gerakan Non-Blok
Normalnya, pertemuan GNB berlangsung setiap tiga tahun sekali. Biasanya setelah mengadakan konferensi, kepala negara atau kepala pemerintahan yang menjadi tuan rumah konferensi itu akan dijadikan ketua gerakan untuk masa jabatan tiga tahun. Berikut daftar lengkapnya :

  • KTT I – Belgrade, 1 September 1961 – 6 September 1961
  • KTT II – Kairo, 5 Oktober 1964 – 10 Oktober 1964
  • KTT III – Lusaka, 8 September 1970 – 10 September 1970
  • KTT IV – Aljir, 5 September 1973 – 9 September 1973
  • KTT V – Kolombo, 16 Agustus 1976 – 19 Agustus 1976
  • KTT VI – Havana, 3 September 1979 – 9 September 1979
  • KTT VII – New Delhi, 7 Maret 1983 – 12 Maret 1983
  • KTT VIII – Harare, 1 September 1986 – 6 September 1986
  • KTT IX – Belgrade, 4 September 1989 – 7 September 1989
  • KTT X – Jakarta, 1 September 1992 – 7 September 1992
  • KTT XI – Cartagena de Indias, 18 Oktober 1995 – 20 Oktober 1995
  • KTT XII – Durban, 2 September 1998 – 3 September 1998
  • KTT XIII – Kuala Lumpur 20 Februari 2003 – 25 Februari 2003
  • KTT XIV – Havana, 11 September 2006 – 16 September 2006
Setelah runtuhnya Uni Soviet tahun tahun 1990, Gerakan Non-Blok memusatkan perhatian pada kerjasama ekonomi, pembangunan, dan politik.

Peran Indonesia dalam Gerakan Non Blok
Indonesia berperan penting dalam Gerakan Non-Blok, beberapa peran Indonesia antara lain sebagai berikut :

  • Presiden Soekarno adalah satu dari lima pemimpin dunia yang mendirikan GNB;
  • Indonesia menjadi pemimpin GNB tahun 1991. Saat itu, Presiden Soeharto terpilih menjadi ketua GNB. Sebagai pemimpin GNB, Indonesia sukses menggelar KTT X GNB di Jakarta.
  • Indonesia juga berperan penting dalam meredakan ketegangan di kawasan bekas Yugoslavia pada tahun 1996                                                                                             sumber:  mastugino.blogspot.com
Read More ->>

perkembangan keanggotaan dan aktivitas perserikatan bangsa-bangsa dan peran indonesia

1.  Latar Belakang Terbentuknya PBB
Perang Dunia 2 telah meninggalkan kerugian, kesengsaraan, dan perasaan dendam antar bangsa di dunia. Untuk menghindari terulangnya peperangan, beberapa tokoh dunia memprakarsai berdirinya organisasi dunia guna menjamin terciptanya perdamaian dan keamanan dunia.
Setelah PD 2 berakhir, maka Franklin Delano Roosevelt (Presiden Amerika Serikat) dan Winston Churchill (PM Inggris) berhasil menyusun dan menandatangani Piagam Atlantik  (Atlantic Charter) yang berisi perlunya perdamaian dunia. Untuk menindaklanjuti gagasan tersebut, pada tanggal 25-26 Juni 1945 diselenggarakan Konferensi San Francisco (Amerika Serikat) dan berhasil merumuskan Piagam Perdamaian (Charter of Peace). Akhirnya, Piagam Perdamaian diratifikasi oleh 50 negara pada tanggal 24 Oktober 1945. Peristiwa itu dijadikan hari lahirnya PBB (The United Nations Day)
2.  Tujuan Terbentuknya PBB
Pada dasarnya, tujuan PBB adalah sebaga berikut :
Ø  Memelihara perdamaian dan keamanan internasional
Ø  Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri suatu negara
Ø  Memajukan kerjasama antar bangsa dalam memecahkan persoalan-persoalan ekonomi, sosial, kebudayaan, keamanan; serta
Ø  Menjadi pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai cita-cita bersama
Indonesia menjadi anggota PBB ke 60 pada tanggal 28 September 1950. Namun, Indonesia pernah keluar dari keanggotaan PBB pada 7 Januari 1965 karena perselisihan politik dengan Malaysia. Akhirnya, Indonesia menjadi anggota PBB kembali pada 28 September 1966 dan tetap sebagai anggota ke 60.

3.  Badan-Badan Kelengkapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
a.    Majelis Umum (General Assembly)
Melaksanakan siding sekitar bulan September sampai Oktober tiap tahunnya. Bertugas merundingkan permasalahan yang ditetapkan dalam Piagam PBB termasuk yang diajukan Dewan Keamanan dan menyusun anggaran belanja PBB
b.    Dewan Keamanan (Security Council)
Terdiri dari dua macam keanggotaan yaitu anggota tetap dna tidak tetap. Anggota tetap terdiri atas lima negara (The Big Five), yaitu AS, Russia, Perancis, Inggris, dan Cina. Anggota tetap Dewan Keamanan memiliki hak veto, artinya hak untuk membatalkan suatu keputusan. Sedang anggota tidak tetap terdiri dai sepuluh negara yang dipilih setiap dua tahun dalam sidang umum. Tugas Dewan Keamanan adalah membantu mencapai perdamaian dunia dan berupaya menyelesaikan konflik yang terjadi antarnegara di dunia agar dapat terselesaikan secara damai.
c.    Dewan Perwakilan (Trusteeship Council)
Bertugas mengawasi masa transisi suatu wilayah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri
d.    Mahkamah Internasional (International Court of Justice)
Bertugas member keputusan atas dasar hukum internasional mengenai perselisihan internasional. Berkedudukan di Den Haag, Belanda.
e.    Sekretariat, dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal
Secretariat PBB bertugas melaksanakan tugas-tugas administrative PBB, membuat laporan tahunan untuk Majelis Umum mengenai kegiatan PBB, dan mengajukan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai situasi yang menurut pendapatnya dapat membahayakan perdamaian dan keamanan dunia
f.    Dewan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Council)
Bertugas untuk mengurus masalah ekonomi, sosial, kebudayaan, HAM, kesehatan, emansipasi, serta transportasi. Untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Dewan Ekonomi membentuk badan-badan khusus misalnya FAO, WHO, ILO, IMF, IBRD, UPU, ITU, UNHCR, UNESCO dan UNICEF.
4.  Peran Indonesia dalam PBB
Beberapa peranan yang pernah dilakukan Indonesia dalam mencapai tujuan PBB, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara tidak langsung, peranan Indonesia adalah :
Ø  Indonesia berhasil menyelenggarakan KAA yang menghasilkan Dasasila Bandung
Ø  Indonesia adalah salah satu pemrakarsa berdirinya GNB
Ø  Indonesia adalah pelopor tercetusnya konsep ZOFTAN dan SEANWFZ
Secara langsung, peranan Indonesia dapat dilihat dari beberapa peristiwa sebagai berikut:
Ø  Dr. Soedjatmoko pernah menjabat Rekor Universitas PBB yang berkedudukan di Tokyo pada tahun 1971
Ø  Indonesia memberikan bantuan uang dan beras melalui FAO untuk bangsa Ethiopia yang dilanda kelaparan pada tahun 1984
Ø  Tahun 1989, Indonesia dan beberapa anggota ASEAN serta Perancis membantu menyelesaikan pertikaian antar fraksi di Kamboja
Ø  Tahun 1995, Indonesia berusaha menampung para pengungsi Vietnam di pulau Galang
Ø  Antara tahun 1993-1996, Indonesia beberapa kali menjadi mediator perdamaian antara pemerintah Pilipina dan kelompok MNLF yang menguasai Mindanau Selatan
Ø  Tahun 1957, Indonesia telah membantu PBB dalam menjaga dan memelihara perdamaian dengan mengirimkan Pasukan Garuda
Kontingen pasukan TNI Garuda yang pernah membantu Dewan Keamanan PBB adalah sebagai berikut :
v  Pasukan Garuda I bertugas di Gaza (Sinai) pada tahun 1957
v  Pasukan Garuda II bertugas di Kongo (Zaire) tahun 1960-1961
v  Pasukan Garuda III bertugas di Katanga (Kongo) tahun 1963-1964
v  Pasukan Garuda IV bertugas di Vietnam Selatan pada tahun 1973
v  Pasukan Garuda V bertugas di Vietnam Selatan pada tahun 1973-1974
v  Pasukan Garuda VI bertugas di Timur Tengah tahun 1973-1974
v  Pasukan Garuda VII bertugas di Vietnam Selatan tahun 1974
v  Pasukan Garuda VIII bertugas di Sinai pada tahun 1974
v  Pasukan Garuda IX bertugas di perbatasan Irak-Iran tahun 1988
v  Pasukan Garuda X bertugas di Namibia pada tahun 1989
v  Pasukan Garuda XI bertugas di perbatasan Irak-Kuwait tahun 1991
v  Pasukan Garuda XII bertugas di Kamboja tahun 1992
v  Pasukan Garuda XIII bertugas di Somalia tahun 1992
v  Pasukan Garuda XIV bertugas di Bosnia-Herzegoniva tahun 1993-1994
v  Tahun 2006, Pemerintah Indonesia merencanakan untuk mengirim pasukannya ke Libanon
5.  Peranan PBB dalam mengembangkan modernisasi dunia
Dalam rangka mengembangkan modernisasi dunia, PBB membentuk organisasi yang diberi nama ITU (International Telecommunication Union), bertugas mengembangkan pemerataan dan modernisasi teknik telekomunikasi dengan perlengkapan standar.
6.  Peranan PBB dalam menciptakan perdamaian dunia
PBB membentuk Dewan Keamanan dengan tugas membantu mencapai perdamaian dunia dan berupaya menyelesaikan konflik yang terjadi antarnegara di dunia agar dapat terselesaikan secara damai
7.  Peranan PBB dalam menciptakan kesejahteraan bangsa di dunia
Dalam rangka mewujudkan masyarakat dunia yang sejahtera, PBB membentuk beberapa badan-badan khusus, diantaranya :
1)    FAO (Food and Agriculture Organization), bertugas membantu meningkatkan standar gizi dan taraf hidup masyarakat dunia
2)   WHO (World Health Organization), bertugas memajukan tingkat kesehatan dan memberantas penyakit menular di dunia
3)   ILO (International Labour Organization), bertugas membantu kepentingan kaum pekerja di dunia
4)   IMF (International Monetary Organization), bertugas memajukan perdagangan internasional dan membantu negara-negara yang mengalami masalah keuangan
5)   IBRD (International Bank for Reconstruction and Development), bertugas membantu perbaikan ekonomi dan member pinjaman lunak kepada negara yang memerlukan
6)   UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization), bertugas membantu pengembangan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan pendidikan
7)   UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund), bertugas membantu memenuhi kepentingan anak-anak di seluruh dunia
8)   UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees), bertugas mengurusi para pengungsi dan tawanan perang
Read More ->>

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Animasi Naruto https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHC0OOJ4F8MnDuXaX6fixGoxj9TVsoLqEVuS9lqwl6KS_iHsS7E1tCXU4FyKh-0JOS_iMEKbcd3ejg5j50j2olyIWJTE53HJQVSKfAAQE6gH76-ANz96myWFe7cJH92mXpnntRt-Ii1s0/s1600/Blue+bird.png gambling http://www.dreambingo.co.uk/ https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHC0OOJ4F8MnDuXaX6fixGoxj9TVsoLqEVuS9lqwl6KS_iHsS7E1tCXU4FyKh-0JOS_iMEKbcd3ejg5j50j2olyIWJTE53HJQVSKfAAQE6gH76-ANz96myWFe7cJH92mXpnntRt-Ii1s0/s1600/Blue+bird.png

Anda Pengunjung Ke

jumlah pengunjung